Urutan yang Benar dalam Memperkenalkan Makanan Pendamping ASI

Savids – Makanan pendamping ASI harus mulai diketahui oleh setiap ibu yang telah memiliki buah hati. Soalnya bayi terus berkembang dan tumbuh tentunya tidak akan cukup apabila hanya diberikan ASI saja. Meski begitu, ternyata masih banyak orang tua yang tidak tahu tentang urutan yang benar dalam memperkenalkannya. Tenang saja, berikut ini akan dijelaskan.

makanan pendamping asi

1. Makanan Pertama

Urutan yang pertama adalah dengan memberikan makanan pertama atau biasa disebut juga dengan makanan halus. Hal tersebut disebabkan karena setiap makanan yang tergolong dalam makanan pertama ini harus memiliki tekstur yang halus. Dengan tekstur yang halus tersebut tentunya akan lebih mudah untuk dikonsumsi si kecil.

Sebut saja untuk sayuran, Anda bisa memilih kentang hingga wortel. Sedangkan untuk buah-buahan, disarankan untuk memilih apel, pir hingga melon. Potong kecil-kecil setidaknya sesuai dengan ukuran mulut si kecil. Selain itu, apabila Anda ingin memberikan menu yang baru maka beri jarak setidaknya 2 hingga 3 hari.

Hal ini dilakukan semata-mata untuk membuat si kecil menjadi tidak terkejut dan lebih mudah untuk bisa beradaptasi. Selain ini, hal ini juga berguna untuk membuat ibu lebih mudah untuk mengatur pemberian ASI pada si kecil. Dengan ASI dan makanan pendamping ASI yang diberikan secara seimbang pastinya akan memberikan manfaat lebih pada si kecil.

2. Finger Food

Setelah pemberian makanan pertama maka hal selanjutnya yang dilakukan oleh bunda adalah dengan pemberian finger food. Seperti namanya, finger food adalah makanan yang seukuran dengan jari orang dewasa atau seukuran dengan genggaman si kecil. Untuk jenis makanan yang termasuk adalah pisang hingga alpukat.

Lebih baik pisang atau makanan yang akan diberikan dimasak dengan cara direbus. Selain lebih sehat, juga akan memberikan tekstur yang lebih empuk. Dengan tekstur yang lebih empuk maka risiko bayi yang menjadi tersedak bisa diturunkan. Hanya saja Anda perlu memberikan pengawasan ketika bayi sedang memakan makanan finger food ini.

3. Makanan Lanjutan

Apabila bayi sudah berhasil melewati dua tahap makanan seperti yang sudah dijelaskan di atas maka bayi bisa naik ke tahap selanjutnya. Tahap selanjutnya yang dimaksud adalah tahap makanan lanjutan. Bisa dibilang, makanan lanjutan ini sudah masuk ke dalam makanan yang kompleks bahkan juga berat.

Sebut saja mulai dari daging ayam, mie, roti hingga nasi sudah bisa diberikan. Walau tentunya Anda harus memperhatikan cara memasaknya. Tetap dengan proses yang lebih lama supaya masakan atau makanan yang dihasilkan lebih empuk.

4. Minum dari Cangkir

Minum dari cangkir juga harus bisa Anda biasakan kepada buah hati Anda agar tidak terlalu terpaku pada ASI Anda. Selain itu, dengan membiasakan minum dari cangkir maka Anda sebagai ibu bisa memiliki waktu yang lebih. Jadinya waktu Anda tidak habiskan hanya untuk memberikan ASI pada si kecil.

5. Makan Tiga Kali Sehari

Tahap terakhirnya adalah pemberian makan tiga kali sehari pada si kecil. Hanya saja pastikan bahwa keempat tahap sebelumnya dapat dilalui dengan baik oleh si kecil sebelum memasuki tahap ini. Biasanya mereka yang sudah sampai pada tahap ini berada di kisaran usia antara 8 hingga 9 bulan.

Lima tahapan tersebut bisa dijadikan pedoman Anda sebagai orang tua. Selain itu, jangan lupa juga perhatikan jadwal pemberian makanan pendamping ASI. Hal ini penting supaya bayi tidak terlalu dipaksakan ketika ternyata perutnya masih kenyang.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX5A4A16A0735FE