Makanan yang Pengaruhi Perkembangan Janin dan Jenis Kelaminnya

Savids – Betulkah ada makanan yang bisa mempengaruhi perkembangan janin serta jenis kelaminnya? Boleh percaya atau tidak, faktanya memang demikian. Tapi bukan berarti 100% bisa sesuai dengan yang diinginkan karena masih dalam garis kuasa Tuhan. Jika ingin mengupayakan, inilah 9 makanan yang dimaksudkan.

Makanan untuk Mendapatkan Bayi Perempuan

Untuk Anda yang ingin memiliki bayi perempuan, amat dianjurkan mengonsumsi makanan dengan kandungan magnesium serta zat kalsium tinggi. Namun wajib memiliki kadar garam yang rendah. Tujuannya agar bisa meningkatkan PH jadi lebih asam. Jadi, sperma yang terproduksi di sekitar serviks akan lebih bersifat feminin atau perempuan.

Makanan yang dimaksud meliputi susu, keju, telur, es krim buah, sereal, soto, bakso, buncis, bayam, kacang almond, dan lain-lain. Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, hindari makanan seperti semangka, pisang, semangka, kentang, teh, dan makanan sejenisnya. Soalnya nanti bisa menghambat pembentukan kromosom X pada rahim Anda.

Makanan untuk Mendapatkan Bayi Laki-Laki

Kromosom yang dibutuhkan untuk mendapatkan bayi laki-laki bernama kromosom Y. Makanan yang sangat dianjurkan untuk Anda adalah makanan dengan banyak kandungan zat potassioum dan sodium. Makanan tersebut akan meningkatkan potensi sperma yang bersifat maskulin, tapi tetap bisa menjaga kesehatan ovum dengan baik.

Jika peningkatan zat asam bagus untuk mendapatkan bayi perempuan, di sini sebaliknya. Nah, makanan yang paling memenuhi syarat antara lain daging, ikan, makanan kalengan, makanan bergaram, pisang, sawo, dan lain-lain. Untuk makanan seperti keju, jagung, dan yogurt lebih baik dihindari sebisa mungkin.

Faktor Kondisi saat Berhubungan Intim juga Turut Berpengaruh

Perkembangan janin yang mengarah ke jenis kelamin rupanya ada sangkut-pautnya dengan ini. Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, sebaiknya lakukan hubungan intim di masa-masa subur Anda. Untuk mendapatkan bayi laki-laki, sebaiknya Anda berada di bawah, sedangkan suami berada di atas.

Hal tersebut berkaitan dengan dominasi antara sperma atau ovum. Begitu juga sebaliknya ketika ingin mendapatkan bayi perempuan. Selama masa periode pembuahan serta berhubungan intim, konsumsi lebih banyak kalori setiap pagi. Tujuannya agar janin yang berkembang dalam rahim nantinya bisa lebih bertenaga dan tidak mudah capai.

Faktor Gaya Hidup juga Bisa Mempengaruhi Jenis Kelamin

Bukan hanya soal makanan, melainkan juga soal gaya hidup sehari-hari. Anda yang tengah hamil dan ingin mendapatkan bayi perempuan, kurangi makanan bergula. Biasanya makanan yang serba manis ada di Jawa. Soalnya mayoritas suka dengan makanan seperti ini. Tidak seperti orang Sunda ataupun Betawi yang lebih suka makanan bergaram.

Oleh karena itu, orang dari Jawa juga banyak yang melahirkan anak laki-laki ketimbang perempuan. Kadangkala, dengan alasan rikuh dan sebagainya, mau tidak mau mengonsumsinya. Jika sumbernya karena tidak enak hati, lebih baik bicarakan baik-baik dengan orang terdekat Anda. Pasti mereka bisa mengerti.

Stres Rupanya Bisa Menggagalkan Kromosom Y

Semakin hari, makin banyak orang yang stres. Bisa karena pekerjaan, pergaulan, dan sebagainya. Tidak heran kalau bayi perempuan makin mendominasi dari tahun ke tahun. Untuk mencegah kegagalan memiliki bayi laki-laki, setel saja musik-musik klasik setiap hari. Kalau perlu, setiap kali Anda terjangkiti pikiran stres yang melelahkan.

Sekali lagi, berbagai makanan serta hal-hal yang mempengaruhi perkembangan janin serta jenis kelaminnya tersebut murni berbentuk usaha. Bukan hal yang mutlak dan pasti terjadi. Bayi laki-laki dan perempuan yang berada dalam rahim itu merupakan misteri. Hanya dengan kombinasi usaha serta doalah yang membuat keinginan kita bisa tercapai.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX5A4A16A0735FE